jakarta

H. Purwanto
Caleg DPRD DKI Jakarta Dapil 8 Jakarta Selatan
 
 

Misteri Dan Rahasia Angka 7. Allah memilih angka 7 dalam penciptaan lapisan langit dan bumi yang berjumlah 7 lapis

Perenungan untuk memahami al-Quran sudah semestinya dilakukan oleh seorang muslim dalam menambah wawasan ketakwaan dan keilmuan, sehingga kita semua terjaga dari bahaya keterpurukan iman.

Selain itu sikap perenungan untuk memahami al-Quran dapat menjadikan pikiran semakin luas, arif dan bijaksana dalam menyikapi permasalahan, tidak serta merta membenarkan atau menyalahkan dengan taklid buta. Itulah jalan kebenaran dengan al-Quran sebagai pedoman dan petunjuk kehidupan.

Fenomena alam memang begitu rumit, tetapi selama masih berhubungan dengan dunia, maka semua itu mungkin untuk dipelajari dan dipahami. Tak dapat dipungkiri, angka 7 adalah salah satu angka istimewa dan fenomenal, angka ini memiliki keistimewaan dalam berbagai rutinitas ibadah, alam semesta, dan juga sejarah.

Lalu apa rahasia dibalik angka ini yang menjadikan angka 7 tersebut istimewa? Berikut adalah ulasan tentang keistimewaaan angka tujuh.

Allah memilih angka 7 dalam penciptaan lapisan langit dan bumi yang berjumlah 7 lapis

“Dan Dia berkehendak (menciptakan) langit, lalu dijadikannya tujuh langit”. (al-Baqarah: 29). “Langit yang tujuh, bumi dan semua yang ada di dalamnya bertasbih kepada Allah”. (al-Isra: 44) “Katakanlah. Siapakah yang memiliki tujuh langit dan ‘arasy yang besar”. (al-Mu’minun: 84) “Maka Dia menjadikannya tujuh langit dalam dua masa dan Dia mewahyukan kepada tiap-tiap langit urusannya”. (Fushshilat: 12) “Allah-lah Yang menciptakan tujuh langit dan reperti itu pula bumi”. (aI-Thalaq: 12) “Yang telah menjadikan tujuh langit berlapis-lapias”. (AI-Mulk: 3) “Tidakkah kamu perhatikan bagaimana Allah telah menciptakan tujuh langit bertingkat-tingkat?” (Nuh: 15)

Jumlah hari dalam satu pekan yang berjumlah 7

Yaitu, Senin (kedua), Selasa (ketiga), Rabu (keempat), Kamis (kelima), Juma’at (Berkumpul/ berjamaah), Sabtu (berhenti atau terakhir), dan Minggu (kesatu).

Jumlah warna pelangi sebanyak 7

Yaitu Merah (berani dan cinta yang membara), Jingga (kekuatan dan kesehatan), Kuning (keceriaan, kesenangan yang adadi), Hijau (sumber kehidupan), Biru (kedamaian), Nila (Kesederhanaan), dan Ungu (kemewahan dan kebijaksanaan).

Rasulullah banyak menyebutkan angka 7 dalam beberapa haditsnya

Seperti misalnya “Aku datang untuk menjelaskan lailatul qadar kepada kalian, namun fulan dan fulan saling berdebat sehingga akhirnya diangkat (lailatul qadar), dan semoga menjadi lebih baik buat kalian, maka dapatkanlah (lailatul qadar) pada hari ketujuh, enam, dan lima”. (HR. Bukhari)

Ibadah tawaf dilakukan 7 putaran

Seorang mukmin bertawaf di sekeliling Baitullah sebanyak tujuh putaran, melakukan sa’i antara shafa dan marwa sebanyak tujuh kali juga, serta melempar jumrah dengan tujuh kali.

Dalam al-Quran terdapat 7 surah yang diawali dengan kalimat tasbih.

Yaitu surat al-Hadiid, surat al-Hashr, surat as-saff, surat al-Jumua, surat at-Taghabun, dll. Kalimat tasbih tersebut baik yang berupa fi’il madzi, maupun mudzore’.

Angka 7 digunakan Allah dalam perumpamaan dalam sedekah.

Seperti firman Allah: “Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah. Adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir: seratus biji, Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui”. (QS. Al-Baqarah: 261). Rasulullah bersabda: “Barangsiapa yang diminta karena Allah, lalu memberi maka tujuh puluh kebaikan ditulis untuknya.” (HR. Baihaqi).

Terdapat 7 ayat dalam al-Quran yang menjelaskan tentang penciptaan langit.

Ayat-ayat itu adalah: Surat al-A’raf: 54, surat Yunus: 3, surat Hud: 7, surat al-Furqan: 59, surat as-Sajadah: 4; surat Qaf: 38, dan surat al-HAdid: 4.

Awal surah dalam al-Quran adalah surah al-Fatihah, dia adalah semulia-mulia surah dalam al-Quran

Oleh karenanya surah al-Fatihah dinamakan dengan sab’ul matsaani (silahkan dilihat kembali penafsiran surah ini), sementara jumlah ayatnya ada 7 ayat.

Ketika menerangkan orang-orang yang akan dinaungi Allah SWT pada hari Kiamat, beliau membatasinya pada 7 golongan

“Tujuh golongan yang akan dinaungi Allah SWT dengan bayangan-Nya pada saat tiada naungan kecuali dari bayangannya”. (HR. Al-Bukhari dan Muslim).

Ketika menerangkan kezaliman dan mengambil tanah orang lain tanpa alasan, beliau menjadikan angka 7 sebagai simbol azab pada hari Kiamat

Beliau bersabda, “Orang yang menzalimi orang lain walau hanya beberapa jengkal tanah, akan dikalungkan azab dari 7 bumi”. (HR. Al-Bukhari dan Muslim).

Nabi saw menerangkan bahwa Allah SWT memerintahkan kita bersujud dengan 7 organ tubuh

Nabi bersabda: “Aku diperintah untuk bersujud dengan 7 tulang”. (HR. Al-Bukhari dan Muslim).

Makan kurma sebanyak 7 biji

Rasulullah bersabda: “Barangsiapa makan 7 kurma ajwa di pagi hari setiap hari, maka pada hari itu, dia tidak akan terkena racun dan sihir”. (HR. Bukhari dan Muslim).

Ketika seorang sahabat meminta beliau menjelaskan rentang waktu untuk mengkatamkan al-Quran

Rasulullah bersabda: “Khatamkan al-Quran setiap 7 hari dan jangan lebih cepat dari itu”. (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

-- Dari berbagai sumber

28.02.2019
medi
714

Share Content

Tagged under

© 2018 H. PURWANTO